BANDARLAMPUNG–Pemerintah Provinsi Lampung bersama Dewan Pendidikan Lampung mulai membahas arah program kerja untuk lima tahun ke depan. Pertemuan tersebut dipimpin langsung Gubernur Lampung dalam rapat bersama Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan Dewan Pendidikan.
Dalam forum itu, Gubernur menegaskan bahwa sektor pendidikan memegang peranan strategis dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi dunia pada 2045. Ia menilai, tanpa pendidikan yang kuat, potensi besar yang dimiliki daerah tidak akan mampu diolah secara maksimal.
“Pendidikan adalah fondasi. Kita tidak bisa hanya bergantung pada sumber daya alam jika ingin menjadi negara maju,” tegasnya.
Menurut Gubernur, peningkatan kualitas tenaga pendidik harus menjadi perhatian utama. Selain itu, pemerataan akses pendidikan hingga ke seluruh wilayah Lampung serta penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi juga perlu diprioritaskan.
Ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta agar lulusan yang dihasilkan benar-benar relevan dengan kebutuhan industri dan tantangan global.
Dalam pemaparannya, Gubernur mencontohkan keberhasilan Singapura yang mampu tumbuh menjadi negara maju dengan mengoptimalkan kualitas sumber daya manusia dan memanfaatkan posisi strategisnya dalam perdagangan internasional.
“Lampung harus menyiapkan generasi yang bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, karakter, dan daya saing,” ujarnya.
Rapat tersebut menjadi titik awal penyusunan langkah-langkah strategis pembangunan pendidikan lima tahun ke depan. Sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pendidikan diharapkan mampu mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Lampung, sebagai bagian dari kontribusi daerah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.





